√ Cerita Lucu Ah Tenane Solopos: Kunci Terkunci - Halaman Rumah Syamsa

Cerita Lucu Ah Tenane Solopos: Kunci Terkunci

Cerita lucu Ah Tenane Solopos kali ini berjudul Kunci Terkunci. Maafkanlah kemalasan saya hingga cerita ini baru saya arsipkan di blog sekarang. Untungnya belum genap setahun. Hehe.

Cerita yang saya buat ini dikirim ke Solopos via email pada 24 Desember 2021 dan berhasil dimuat pada 29 Desember 2021. Hanya sebuah cerita sederhana, sebagai ikhtiar agar tetap konsisten nulis Jon Koplo.

Ah Tenane Solopos
Ah Tenane Solopos: Kunci Terkunci


Berikut ini saya post cerita utuh yang saya buat. Jadi yang tayang di Solopos sudah melalui penyuntingan editornya. Kalau mau baca versi di koran bisa scrol ke bawah, ada penampakannya di situ. Selamat membaca!

Cerita Lucu Ah Tenane Solopos: Kunci Terkunci


Judul cerita: Kunci Terkunci
Pengirim: Wakhid Syamsudin, Weru, Sukoharjo

Cuaca mendadak gelap saat Jon Koplo perjalanan pulang dari Tawangsari ke Weru. Gerimis pun turun rintik-rintik. “Yah, hujan nih, pakai mantol aja,” usul Lady Cempluk di boncengan motor sambil melindungi Gendhuk Nicole, anak mereka, dari tetesan gerimis.

“Nanti aja kalau deras,” kata Koplo sambil terus melaju motor. Dan tak lama kemudian memang hujan turun deras. Mereka pun menepi ke parkiran sebuah toko yang sedang tutup.

Koplo membuka jok motor untuk mengambil jas hujan. “Deras banget, HP dan dompet taruh dalam jok saja,” usul Cempluk.

Koplo setuju. Setelah mengeluarkan mantol, ia taruh HP dan dompet di dalam jok. Cempluk juga melakukan hal sama. Setelah itu, Koplo menutup jok motor dan bersiap lanjutkan perjalanan.

“Kunci motor mana?” tanya Koplo sambil mencari di saku pakaian dan lobang kunci jok tapi tak ada.

“Jangan-jangan di dalam jok sama dompet dan HP tadi?” selidik Cempluk. Koplo merasa janggal, mungkin benar kunci motor ikut terkunci di dalam jok.

“Waduh, terus gimana pulangnya ini? Hujan deres banget lagi,” Koplo kebingungan. Jok motor sudah rapat tak bisa dibuka.

“Kunci cadangan ada di rumah. Bagaimana cara pulang mengambilnya?” Cempluk ikut bingung.

Koplo ingat kalau Tom Gembus, tetangganya di Weru, kerja di sebuah toko kertas di Tawangsari. Segeralah ia jalan kaki ke sana.

“Mbus, mau pinjam motor sebentar,” kata Koplo lalu menceritakan kelalaiannya menaruh kunci motor dalam jok. “Mau ambil kunci cadangan di rumah.”

Cempluk dan Nicole memilih ikut pulang dengan motor pinjaman. Sementara motor mereka dititipkan di toko tempat Gembus bekerja.

Koplo menembus hujan yang seolah tumpah dari langit. Sampai di rumah, segera ia ambil kunci cadangan dan berangkat lagi ke Tawangsari.

Ah Tenane
Penampakan di koran Solopos

Setibanya di toko tempat kerja Gembus hujan masih mengguyur deras, Koplo memarkir motor pinjamannya. Gembus keluar toko dan menerima kunci motor yang dikembalikan Koplo.

Saat itulah, Gembus iseng mendekati motor Koplo. Dengan kunci motornya, Gembus mencoba membuka jok motor Koplo dan ternyata bisa!

“Lah... itu bisa buka pakai kuncimu, Mbus?” Koplo kaget.

“Jebul bisa,” kata Gembus juga tak menyangka. Begitu jok terbuka memang ada kunci motor Koplo di antar dompet dan HP.

“Blaik, kenapa enggak dijajal dari tadi? Tiwas jauh-jauh ambil kunci cadangan!” Koplo menepuk jidat.

Akhirnya keduanya menertawakan kejadian konyol itu. Dasar Koplo!

Ide Cerita Ah Tenane Solopos: Kunci Terkunci


Sejujurnya, ini adalah kisah nyata yang saya alami bersama istri dan anak kedua saya. Kejadian asli di Tawangsari. Saat kehujanan, saya hendak ambil mantol. Tak sengaja kunci saya taruh di dalam jok motor. Untung ada Mas Aris yang kerja di toko kertas MBM Tawangsari. Sekalian iklan ya, bagi yang tinggal sekitaran Tawangsari bisa belanja grosir alat tulis dan kantor ke toko MBM. Harga murah deh, pokoknya. Melayani juga cetak segala macam. Datang saja langsung. Kalau dari Weru, kanan jalan sebelum masuk area pasar Tawangsari.

Hikmah kejadian itu, saya jadi tahu ternyata banyak kunci motor yang sudah longgar bisa dikunci pakai kontak milik motor lain. Coba saja.

Get notifications from this blog

2 komentar

  1. Wkwkwkw, kadang butuh pengalaman dulu biar paham ya, Pakde :d

    BalasHapus
  2. Mas Mbus nyebelin banget ternyata wkwk bayangjn ekspresi wajah jenaka Mas Mbus sama wajah kesel Jon Koplo udah kocak banget wkwk

    BalasHapus

Jangan lupa beri komentar, ya... Semoga jadi ajang silaturahim kita.